Batang Pensil Ajaib

Aku bocorkan sedikit rahasia. Teruntuk, siapa pun itu yang pernah merasa terpuruk, kecewa, marah, namun tidak tahu bagaimana seharusnya berdamai dengan semua itu.

Mungkin, ada beberapa potongan kisah yang orang ingin hapus dalam hidupnya, tapi nyatanya tidak berhasil.. Jadilah mereka hidup dengan terus menyalahkan. Mulai dari menyalahkan orang lain, menyalahkan keadaan, dan yang lebih parah menyalahkan diri sendiri.

Inilah tentang seorang yang mempercayakan kisahnya sampai pada telingaku. Ia terluka yang tak berdarah, tapi membuat matanya sembab dan memerah, ia menimbulkan guncangan psikologis yang parah, pun membuat fisiknya semakin melemah.

Baru saja ia usai menata hatinya yang perlahan mulai membaik, baru saja ia dapat bernafas dengan lega melalui proses bertahun-tahun untuk mendamaikan segalanya, hanya selang beberapa waktu ia dijatuhkan lagi dengan cuma-cuma, dikecewakan, dikhianati, dipermalukan, dan dihancurkan. 

Aku mengira ia akan semakin terpuruk. Nyatanya dengan cepat ia segera bangkit, tidak membutuhkan proses bertahun-tahun seperti sebelumnya. Entah seperti apa isi hati yang sebenarnya, antara kuat atau hanya berpura-pura kuat.

Awalnya ia selalu menggunakan pulpen dalam menoreh seluruh kisah dihidupnya. Tapi ternyata ada yang keliru. Setelah kejadian itu, ia mencoba beralih menulis seluruh kisah hidupnya dari yang awalnya menggunakan pulpen, dialihkan ke pensil, sebab ketika dihapus semuanya bisa bersih kembali. Pulpen-pulpen yang sudah dikoleksinya, terpaksa harus dibuang.

Komentar