LGBT Bisakah disembuhkan? Virus atau sebuah gerakan penularan?
Selama di J og j a, selain sibuk dalam urusan kuliah, aku selalu tertarik mencari-cari kegiatan semacam seminar yang tidak dipungut biaya namun bisa pulang dengan membawa perut yang sudah diisi dengan makanan nan mengenyangkan, juga dapat secarik sertifikat yang nantinya jika sudah terkumpul banyak mungkin akan aku pajang di dinding kamar kostku sebagai rasa bangga atas apa yang selama ini pernah aku lakukan. Semacam benar-benar terlihat licik yaa. Nah, sebuah pengantar yang sebenarnya sangat tidak penting. Abaikan saja. Aku sedang tidak ingin membahas tentang motif aku tertarik mengikuti berbagai macam seminar atau apalah, namun kali ini aku akan membahas materi yang sangat menarik ketika aku mengikuti salah seminar yang diisi oleh pemateri yang cukup handal. Aku akan membagi ilmu yang sudah aku dapatkan saat itu. Kasus yang kerap kita jumpai di zaman yang semakin maju ini. Tentang LGBT. Apakah ia sebuh virus atau sebuah gerakan penularan? Lalu apakah sesuatu itu bisa disembuhka...